SUMATERA BARAT — Keputusan Hansen ini terbilang strategis. Film Primetime yang akan tayang di bioskop AS pada 25 September mendatang, justru menjadi panggung promosi bagi TruBlu, jaringan streaming yang menayangkan investigasi sting terbarunya bersama aparat penegak hukum.
Strategi Iklan di Tengah Bioskop
Melansir Entertainment Weekly, TruBlu telah membeli ruang iklan yang akan diputar selama empat pekan ke depan sebelum pemutaran Primetime dimulai, serta di area lobi bioskop. Jika film garapan A24 ini meraih kesuksesan di box office, kontrak iklan tersebut berpeluang diperpanjang.
Presiden TruBlu, Shawn Rech, menjelaskan alasan di balik langkah pemasaran yang tidak biasa ini. Pihaknya menilai penonton film adalah audiens yang paling tepat sasaran.
"Kami melihat ini sebagai peluang untuk menjangkau sekelompok orang yang sangat terkonsentrasi, yang mengenal Chris atau akan mengenal versi tertentu dari Chris," ujar Rech. "Banyak orang, karena kami jaringan kecil, tidak tahu bahwa dia telah membuat ratusan episode baru, bekerja sama dengan penegak hukum. Dan kasusnya lebih gila dari sebelumnya," tambahnya.
Kisah di Balik Penolakan Nonton Premiere
Menariknya, keputusan promosi ini datang setelah Hansen mengaku tidak diizinkan menonton film tersebut dalam pemutaran privat. Pekan lalu, ia mengungkapkan kepada Fox News bahwa dirinya diundang tim produksi, namun diwajibkan menandatangani perjanjian yang dinilainya terlalu membatasi.
"Pengacara A24 ingin saya menandatangani hak atas nama, citra, dan merek saya, serta hak hukum potensial apa pun yang muncul dari film ini. Saya tidak bisa menandatangani itu, jadi mereka tidak menunjukkan filmnya kepada saya. Saya sudah pergi jauh ke sana," kata Hansen.
Dokumen yang dimaksud adalah NDA (perjanjian kerahasiaan) standar yang biasanya diminta untuk mencegah kebocoran spoiler dan melindungi kekayaan intelektual. Karena menolak menandatangani, Hansen pun tidak mendapatkan akses untuk menyaksikan film yang mengangkat kisahnya sendiri.
Sinopsis Film 'Primetime'
Primetime merupakan film thriller yang ditulis oleh Ajon Singh dan disutradarai oleh David Michôd. Film ini mengisahkan Chris Hansen (diperankan Robert Pattinson) saat ia berusaha menciptakan sejarah televisi dengan acara NBC To Catch a Predator (2004-2007), sebuah acara kamera tersembunyi yang menjebak pria dewasa yang mencari hubungan seksual dengan anak di bawah umur secara daring.
Langkah TruBlu beriklan di bioskop menjadi contoh adaptasi pemasaran yang menarik di industri hiburan, memanfaatkan momentum popularitas sebuah film untuk mengarahkan penonton ke platform streaming yang lebih kecil. Keputusan ini menunjukkan bahwa perselisihan pribadi tidak menghalangi peluang bisnis yang strategis.