SUMATERA BARAT — Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menetapkan peningkatan status Gunung Sinabung pada pukul 12.30 WIB, tak lama setelah erupsi terekam sekitar pukul 12.00 WIB. Keputusan ini berdampak langsung pada aktivitas wisata di Dataran Tinggi Karo. Bagi Anda yang tengah merencanakan liburan ke Tanah Karo, penting untuk menunda kunjungan ke area gunung hingga status diturunkan.
Abu vulkanik dilaporkan bergerak ke arah timur-tenggara menuju Kota Berastagi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama instansi terkait telah membagikan masker kepada warga terdampak untuk mencegah gangguan kesehatan akibat paparan abu.
Zonasi Bahaya dan Aturan Main untuk Wisatawan
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat, pengunjung, dan wisatawan untuk tidak beraktivitas dalam radius 3 kilometer dari puncak Gunung Sinabung. Selain itu, terdapat radius sektoral sejauh 6 kilometer ke arah selatan-tenggara yang wajib dikosongkan dari aktivitas manusia.
Larangan ini bukan tanpa alasan. PVMBG menyatakan erupsi yang terjadi kali ini merupakan bagian awal dan masih terdapat kemungkinan erupsi lebih besar menyusul. Karakteristik erupsi Sinabung yang eksplosif membuat zona aman menjadi prioritas utama.
Potensi Lahar di Sekitar Sungai Berhulu Sinabung
Warga yang bermukim di sekitar sungai-sungai yang berhulu di Gunung Sinabung juga diminta mewaspadai potensi lahar. Material vulkanik hasil erupsi dapat terbawa aliran air dan menjadi lahar dingin yang mengancam permukiman di jalur sungai.
BPBD Kabupaten Karo mengimbau masyarakat di zona bahaya agar segera mengungsi ke lokasi aman. Pendataan korban jiwa maupun kerugian materil masih berlangsung dan akan diumumkan setelah proses verifikasi lapangan selesai dilakukan.
Status Tanggap Darurat Masih Berlaku
Penting dicatat, status transisi darurat ke pemulihan bencana erupsi Sinabung yang ditetapkan BPBD Karo sejak 8 Juli 2026 masih berlaku hingga 5 Oktober 2026. Artinya, kawasan ini masih dalam masa pemulihan ketika erupsi terbaru terjadi.
BNPB menegaskan koordinasi dengan pemerintah daerah terus dilakukan untuk mendukung penanganan dampak erupsi. Wisatawan yang saat ini berada di kawasan Berastagi atau sekitarnya disarankan memantau informasi resmi dari PVMBG dan BPBD setempat sebelum menentukan langkah evakuasi.
Langkah Antisipasi & Kondisi Terkini
BNPB meminta masyarakat tetap tenang, menggunakan masker atau pelindung pernapasan, dan mengikuti arahan resmi dari pemerintah daerah serta instansi berwenang. Penduduk di sekitar Gunung Sinabung yang membutuhkan bantuan masker dapat menghubungi posko BPBD terdekat.
Aktivitas gunung terus dipantau secara ketat oleh petugas di lapangan. Untuk perkembangan informasi terbaru, masyarakat dapat mengakses kanal resmi BNPB dan PVMBG yang diperbarui secara berkala.
Bagi pelancong yang sudah terlanjur berada di Kabupaten Karo, jangan mendekati area terdampak dan patuhi arahan petugas. Keselamatan jauh lebih penting daripada momen berfoto di kawasan bencana.