SUMATERA BARAT — Aldi Satya Mahendra menjalani latihan dua hari di Sirkuit Jerez, Spanyol, pada 22-23 Oktober 2026, guna menguji ban Michelin yang akan jadi pemasok resmi World Supersport musim 2027. Pembalap Yamaha Racing Indonesia itu memakai kesempatan tersebut untuk membenahi set-up Yamaha YZF-R9 setelah menutup musim di peringkat 13 dengan 132 poin.
Setelah seri pamungkas World Supersport 2026 di Jerez pada 14-15 Oktober, Aldi memilih tidak langsung pulang ke Indonesia. Rider berjuluk El Dablek itu tetap di Spanyol untuk menggeber Yamaha R9 selama dua hari, 22-23 Oktober 2026, dengan fokus pada adaptasi ban baru.
Uji Tiga Kompon Ban Michelin di Trek Jerez
Dalam sesi latihan tersebut, Aldi mencoba tiga tipe ban Michelin: soft, medium, dan hard. Pergantian pemasok ban menjadi poin krusial karena sepanjang karier World Supersport-nya, pembalap asal Yogyakarta itu belum pernah memakai ban Michelin di kejuaraan dunia.
"Saya latihan test ban Michelin pakai tipe soft, medium, hard. Sebelumnya belum pernah pakai ban Michelin di kejuaraan dunia yang saya ikuti. Jadi ini pengalaman baru buat saya dan harus adaptasi cepat untuk set up motor yang sesuai," ungkap Aldi dalam keterangannya.
Adaptasi ini bukan perkara sederhana. Karakter ban menentukan distribusi grip, suhu kerja, dan perilaku motor saat masuk tikungan. Tim pun harus menyesuaikan set-up Yamaha R9 agar sesuai dengan kompon baru sebelum musim 2027 bergulir.
Evaluasi Musim 2026: Podium di Phillip Island dan Misano
Sepanjang World Supersport 2026, Aldi mencatat podium di Phillip Island, Australia, dan Misano, Italia. Ia juga dua kali finis di posisi lima besar dan tujuh kali masuk sepuluh besar.
Hasil di putaran penutup Jerez kurang berpihak. Aldi finis ke-19 pada race pertama dan ke-17 pada race kedua, menutup musim di peringkat 13 klasemen akhir dengan koleksi 132 poin.
"Hasil World Supersport 2026 mengajarkan banyak aspek yang perlu diperbaiki dan ditingkatkan untuk performa di 2027. Bukan hanya teknik berkendara, juga faktor penting lainnya seperti mental dan ketenangan menghadapi berbagai kondisi yang terjadi saat race di sirkuit," ujar Aldi.
Rekan Setim Baru dari Moto2 dan Moto3
Musim depan Aldi akan bertandem dengan Jeremy Alcoba di AS BLU CRU Racing Team. Alcoba menutup World Supersport 2026 di posisi tiga klasemen akhir dan punya pengalaman tampil di Moto2 serta Moto3.
Manajer Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) Wahyu Rusmayadi menyebut kehadiran Alcoba diharapkan mempercepat perkembangan Aldi. "Juga tahun depan bersama rekan setim di AS BLU CRU Racing Team, Jeremy Alcoba yang ada di posisi 3 klasemen akhir World Supersport 2026 serta berpengalaman tampil di Moto2 dan Moto3, kami harapkan membantu buat pertumbuhan Aldi Satya Mahendra," tutur Wahyu.
Dari sisi teknis, Wahyu menyatakan evaluasi musim ini sudah dilakukan, mencakup aspek teknis dan penguatan mental untuk memburu kemenangan race maupun podium.
Latihan Intensif Sebelum Pulang ke Indonesia
Aldi menghabiskan sebagian besar musim di Andorra, Spanyol, demi menjaga konsentrasi dan kecepatan adaptasi terhadap kondisi Eropa. Setelah dua hari di Jerez, rider berusia 20 tahun itu akan kembali ke Indonesia.
Latihan pascamusim di trek yang sama dengan seri penutup dinilai penting untuk menjaga momentum pengembangan. Bagi tim, sesi ini menjadi ajang mengumpulkan data ban Michelin sebelum pengujian pramusim 2027 dimulai.