SUMATERA BARAT — Timnas Futsal Indonesia tumbang 0-3 dari Brasil di Copa das Nacoes de Futsal 2026, tetapi pelatih Hector Souto tetap memuji kerja keras para pemain. Kekalahan dari tim peringkat satu dunia itu tidak menyurutkan rasa bangga Souto, yang langsung mengalihkan fokus ke laga penentu kontra Cape Verde.
Duel di Max Ronsenmann Arena, Sao Jose dos Pinhais, Brasil, Jumat (16/10) pagi WIB, memperlihatkan Indonesia bersikeras meladeni perlawanan tuan rumah. Kualitas skuad Brasil akhirnya terbukti di papan skor, namun Souto menilai anak asuhnya mampu bersaing di beberapa momen.
Perjalanan Panjang dan Energi yang Belum Pulih
Souto membuka pernyataannya dengan ucapan selamat kepada para pemain. Ia menyoroti perjalanan jauh dari Indonesia ke Brasil yang membuat kondisi energi skuad belum sepenuhnya pulih.
"Pertama-tama, saya harus mengucapkan selamat kepada para pemain atas kerja keras mereka. Ini adalah perjalanan yang sangat panjang dari Indonesia ke sini, dan tentu saja kondisi energi mereka belum sepenuhnya pulih. Namun, menurut saya, pada beberapa momen kita mampu bersaing dengan sangat baik," ujar Souto selepas laga.
Pelatih asal Spanyol itu menegaskan bahwa Brasil adalah tim terbaik di dunia saat ini. Meski begitu, ia menilai penampilan umum Indonesia sudah cukup baik, dengan catatan masih ada banyak hal yang harus disesuaikan dalam bertahan maupun menyerang.
Bola Mati Konsisten, Power Play Jadi Catatan
Souto mengapresiasi konsistensi Iqbal Iskandar dan kawan-kawan dalam situasi bola mati, baik saat menyerang maupun bertahan. Skema power play juga sudah dipersiapkan matang, tetapi eksekusinya dinilai belum maksimal.
"Pada situasi bola mati, saya rasa kami tampil cukup konsisten, baik dalam fase menyerang maupun bertahan. Mengenai skema power play, kami sebenarnya sudah mempersiapkan pertandingan ini dengan matang. Menurut pandangan saya, kami seharusnya bisa bermain jauh lebih baik daripada yang kita perlihatkan tadi, namun kita masih memiliki kesempatan."
Turnamen ini, kata Souto, menjadi momen tepat untuk mematangkan power play. Ia ingin pemain bermain lebih tenang, lebih banyak mengalirkan bola, dan mencari peluang lebih bersih dalam situasi tersebut.
Peran Penjaga Gawang Jadi Fokus Evaluasi
Satu aspek yang sedang coba ditingkatkan secara bertahap di Indonesia adalah keterlibatan penjaga gawang lebih aktif dalam permainan. Souto mengakui hal itu belum terlalu berhasil pada laga melawan Brasil.
"Satu hal terakhir, salah satu aspek yang sedang coba kami tingkatkan secara bertahap di Indonesia adalah melibatkan peran penjaga gawang lebih aktif dalam permainan. Tadi hal tersebut belum terlalu berhasil; kami perlu mengevaluasi untuk menerapkannya lebih sering dan memperbanyak porsi latihan," terang Souto.
Pelatih yang membawa Indonesia keluar sebagai runner-up Piala Asia Futsal itu menutup dengan ucapan selamat kepada seluruh pemain dan futsal Indonesia. Menurutnya, hasil ini adalah buah kerja keras banyak pihak dalam kurun waktu lama.
Laga Kontra Cape Verde Penentu Langkah ke Semifinal
Timnas Futsal Indonesia masih menyisakan satu pertandingan fase grup menghadapi Cape Verde, Sabtu (17/10) pagi WIB. Laga ini akan menentukan langkah Indonesia menuju semifinal.
Kemenangan atas Cape Verde memastikan tiket ke babak empat besar. Jika kalah, Indonesia masih akan berlaga melawan juru kunci Grup B untuk memperebutkan peringkat lima turnamen.