SUMATERA BARAT — Garudayaksa mengalahkan Arema FC 3-1 di Stadion Pakansari, Cibinong, Sabtu (17/10), pada laga pekan kelima Super League. Kemenangan ini membawa tuan rumah naik ke peringkat ke-13 klasemen sementara dengan lima poin, sementara Arema tertahan di posisi ke-10 dengan enam poin.
Laga di Stadion Pakansari berjalan tidak sesuai skenario tuan rumah. Arema membuka keunggulan lebih dulu lewat sundulan Matheus Blade dari situasi sepak pojok pada menit kelima, memanfaatkan kelengahan lini belakang Garudayaksa.
Brian Rubio Buka Jalan, Jayro Jean Balikkan Keadaan dalam Dua Menit
Garudayaksa baru menemukan ritme permainan menjelang setengah jam pertama. Brian Rubio menyamakan kedudukan di menit ke-34 setelah memanfaatkan bola yang ditangkap kurang sempurna oleh kiper Adi Satryo.
Dua menit berselang, tuan rumah berbalik unggul. Jayro Jean melepaskan sepakan keras dari dalam kotak penalti usai Garudayaksa menekan bertubi-tubi. Skor 2-1 bertahan hingga turun minum.
Carlos da Silva Tutup Pintu Comeback Arema di Menit 70
Arema mencoba bangkit di babak kedua, tetapi justru Garudayaksa yang menambah angka. Tembakan Carlos da Silva dari dalam kotak penalti meluncur deras dan menjebol gawang Arema pada menit ke-70.
Gol ketiga itu praktis mematikan perlawanan tim tamu. Peluit panjang berbunyi dengan skor 3-1 untuk kemenangan tuan rumah.
Dampak ke Klasemen: Garudayaksa Naik, Arema Tertahan
Tambahan tiga poin mengangkat Garudayaksa ke peringkat ke-13 klasemen sementara Super League dengan koleksi lima poin. Arema FC tidak bergerak dari posisi ke-10 dengan enam poin.
Bagi Garudayaksa, hasil ini menjadi modal penting menghadapi pekan-pekan berikutnya. Sementara Arema perlu segera memperbaiki pertahanan dari situasi bola mati yang kembali menjadi titik lemah di laga ini.