PADANG PANJANG — Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di halaman Balai Kota, Sabtu (2/5/2026). Ratusan peserta yang terdiri dari pelajar hingga tenaga kependidikan memadati lokasi dengan mengenakan busana adat Nusantara.
Upacara ini menjadi momentum refleksi untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) di tengah transisi kebijakan nasional. Hendri menyampaikan amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, yang menyoroti pentingnya memanusiakan manusia melalui proses pendidikan yang tulus.
Lima Kebijakan Strategis Menuju Pembelajaran Mendalam
Pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah kini mulai menerapkan konsep Pembelajaran Mendalam atau Deep Learning. Kebijakan ini mencakup revitalisasi dan digitalisasi di 16.167 sekolah serta pemanfaatan platform digital pada lebih dari 288 ribu satuan pendidikan di seluruh Indonesia.
Selain infrastruktur, fokus utama terletak pada peningkatan kualitas guru melalui program beasiswa dan peningkatan tunjangan sertifikasi. Langkah ini diambil guna memastikan tenaga pendidik memiliki kompetensi mumpuni dalam membimbing generasi emas menuju Indonesia Maju.
"Pada hakikatnya pendidikan adalah proses yang dilaksanakan secara tulus, penuh kasih sayang untuk memanusiakan manusia," ujar Hendri Arnis saat membacakan sambutan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah.
Penguatan Karakter dan Program Makan Bergizi Gratis
Sektor pendidikan juga diarahkan pada penguatan karakter melalui budaya ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) dan pembiasaan tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat. Hal ini dibarengi dengan pemberian insentif bagi guru honorer serta implementasi program makan bergizi gratis bagi siswa di sekolah.
Pemerintah juga memperluas akses pendidikan inklusif melalui sekolah terbuka dan layanan bagi anak berkebutuhan khusus. Penguatan literasi, numerasi, Sains, Teknologi, Teknik, dan Matematika (STEM), serta Tes Kemampuan Akademik (TKA) menjadi instrumen utama dalam peningkatan mutu pembelajaran.
"Pakaian adat hari ini adalah cerminan karakter bangsa. Ini sejalan dengan misi pendidikan dalam membentuk insan berakhlak mulia dan cinta tanah air," tambah Hendri usai pelaksanaan upacara.
Tiga Kunci Keberhasilan Pendidikan di Padang Panjang
Hendri menegaskan keberhasilan transformasi pendidikan sangat bergantung pada tiga aspek fundamental. Ketiganya adalah pola pikir (mindset) yang maju, mentalitas yang kuat, serta misi yang lurus dari seluruh pemangku kepentingan pendidikan di daerah.
Menurutnya, tanpa sinergi ketiga aspek tersebut, berbagai kebijakan strategis hanya akan berhenti sebagai program administratif belaka. Tantangan global menuntut komitmen penuh dari guru, orang tua, dan pemerintah daerah untuk menjaga konsistensi mutu pembelajaran.
Acara ini turut dihadiri Wakil Wali Kota Allex Saputra, unsur Forkopimda, Ketua Komisi III DPRD Mahdelmi, Pj Sekretaris Daerah Wita Desi Susanti, serta jajaran kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Padang Panjang.