SOLOK — Sebanyak puluhan personel Polres Kota Solok mengikuti sosialisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional–Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang digelar BPJS Kesehatan Cabang Solok di aula setempat, Kamis (23/07/2026). Kegiatan ini menyasar para kepala bagian beserta jajaran untuk memperkuat pemahaman mereka sebagai peserta program.
Kepala Bagian Mutu Layanan Kepesertaan BPJS Kesehatan Cabang Solok, Liza Erlina, menjadi narasumber dalam acara tersebut. Ia memaparkan materi seputar kepesertaan, hak dan kewajiban peserta, hingga alur pelayanan kesehatan dari Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) hingga mekanisme rujukan ke rumah sakit.
Personel Didorong Jadi Agen Informasi di Masyarakat
Liza Erlina menekankan bahwa pemahaman terhadap mekanisme pelayanan menjadi kunci agar peserta bisa mengakses layanan secara tepat. Ia berharap anggota Polri tidak sekadar memahami program untuk diri sendiri dan keluarga, tetapi juga bisa menjadi agen informasi bagi masyarakat sekitar.
"Edukasi yang mereka sampaikan akan membantu meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menjadi peserta JKN yang aktif. Hal ini sejalan dengan semangat gotong royong yang menjadi fondasi Program JKN, di mana seluruh peserta saling mendukung dalam pembiayaan pelayanan kesehatan," ujar Liza dalam sambutannya.
Peserta Antusias Tanyakan Soal Hak Kelas Rawat
Suasana sosialisasi berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Sebagian besar pertanyaan yang diajukan peserta berkaitan dengan informasi kepesertaan.
Salah seorang peserta, Ardi (45), menanyakan soal penyesuaian hak kelas rawat bagi pasangan suami istri yang sama-sama bekerja. Petugas BPJS Kesehatan menjelaskan bahwa dalam kondisi tersebut, peserta dapat mengikuti hak kelas rawat milik suami atau istri sesuai ketentuan yang berlaku ketika mengakses layanan kesehatan.
Ardi mengapresiasi kegiatan ini sebagai bentuk sinergi positif antara BPJS Kesehatan dan Polres Kota Solok. Menurutnya, kesehatan adalah kebutuhan mendasar bagi setiap anggota Polri beserta keluarganya.
"Kami sangat mendukung Program JKN karena kesehatan merupakan kebutuhan mendasar bagi setiap anggota Polri beserta keluarganya. Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh personel semakin memahami hak dan kewajibannya sebagai peserta JKN serta mampu menjadi contoh bagi masyarakat dalam mendukung program pemerintah di bidang kesehatan," ungkap Ardi.
Kolaborasi Berkelanjutan untuk Perlindungan Kesehatan
Kegiatan sosialisasi ini mendapat sambutan positif dari seluruh peserta. BPJS Kesehatan Cabang Solok dan Polres Kota Solok berharap kolaborasi yang terus terjalin dapat meningkatkan pemahaman tentang Program JKN secara lebih luas.
Dengan edukasi yang berkelanjutan, perlindungan kesehatan bagi anggota Polri, keluarga, dan masyarakat diharapkan dapat terwujud secara optimal. Program ini juga diharapkan memperkuat partisipasi aktif peserta dalam skema gotong royong JKN.