SIJUNJUNG — Antusiasme warga Lubuk Tarok terlihat saat mereka mengantre untuk berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis penyakit dalam di Puskesmas setempat. Kegiatan yang digelar Kamis (16/7) itu menghadirkan dr. Diana Oktavia, Sp.PD-FINASIM, yang memberikan konsultasi, evaluasi kondisi fisik, serta edukasi pencegahan penyakit tidak menular.
Pemeriksaan Gratis dan Konsultasi Spesialis
Selain konsultasi, peserta juga mendapatkan pemeriksaan kesehatan tanpa dipungut biaya. Salah seorang warga, Yuliana (46), mengaku senang bisa memeriksakan kesehatan sekaligus mendapat penjelasan yang mudah dipahami dari dokter spesialis.
"Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat. Kami bisa memeriksakan kesehatan sekaligus berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis. Penjelasannya mudah dipahami sehingga kami lebih mengerti pentingnya menjaga kesehatan sejak sekarang," tuturnya.
BPJS Dorong Warga Tidak Tunggu Sakit
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Solok, Hj. Neri Eka Putri, mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk memperoleh informasi tentang pentingnya menjaga kesehatan sekaligus memanfaatkan layanan secara langsung. Menurutnya, Program JKN tidak hanya berfokus pada pelayanan ketika masyarakat sakit.
"Program JKN tidak hanya berfokus pada pelayanan ketika masyarakat sakit, tetapi juga mendorong masyarakat agar tetap sehat melalui berbagai upaya promotif dan preventif. Edukasi kesehatan seperti ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat serta memanfaatkan layanan kesehatan secara tepat," ujar Neri.
Kolaborasi dengan Dinkes dan Puskesmas
Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Sijunjung, Sri Suyati, mengapresiasi kolaborasi antara BPJS Kesehatan dan Puskesmas Lubuk Tarok dalam menghadirkan edukasi bagi masyarakat. Menurutnya, deteksi dini faktor risiko penyakit menjadi langkah penting agar penanganan bisa dilakukan lebih cepat.
"Kami menyambut baik kegiatan ini karena memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat. Edukasi kesehatan menjadi langkah penting untuk mendeteksi faktor risiko penyakit sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat," ungkapnya.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Camat Lubuk Tarok, Verigif Alnev, serta Kepala Puskesmas Lubuk Tarok, Gusnidar. Rangkaian acara berlangsung dengan antusiasme tinggi dari warga yang datang sejak pagi.