PADANG — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Minangkabau mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang berlaku hari ini, Minggu (2/8/2026). Status siaga diberikan untuk delapan wilayah karena potensi hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat yang dapat memicu bencana hidrometeorologi.
Daerah yang masuk kategori Siaga meliputi Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Kabupaten Agam, Padang Pariaman, Kota Pariaman, Kota Padang, Pesisir Selatan, dan Kabupaten Solok. Sementara itu, delapan wilayah lainnya berstatus Waspada, yakni Bukittinggi, Tanah Datar, Padang Panjang, Pasaman, Lima Puluh Kota, Kota Solok, Solok Selatan, dan sekitarnya.
Potensi Hujan Terbesar Terjadi pada Malam Hari
Berdasarkan data prakirawan BMKG, kondisi cerah berawan masih akan mendominasi pagi hari. Namun, potensi hujan ringan mulai membayangi sebagian Kabupaten Pasaman dan Lima Puluh Kota sejak pagi.
Intensitas hujan meningkat pada siang hingga sore hari. Wilayah Kepulauan Mentawai dan Kabupaten Agam diprediksi menjadi titik utama hujan dengan intensitas sedang hingga lebat pada periode tersebut.
Cakupan hujan lebat meluas pada malam hingga dini hari. BMKG menyebut wilayah pesisir barat dan sebagian selatan Sumatera Barat akan menjadi pusat pertumbuhan awan hujan yang signifikan.
Apa yang Harus Diwaspadai Warga?
BMKG mengimbau masyarakat yang beraktivitas di daerah rawan untuk mewaspadai genangan air, pohon tumbang, serta tanah longsor. Wilayah perbukitan dan pesisir disebut sebagai titik yang paling rentan terdampak.
Kecepatan angin yang bertiup dari tenggara ke barat laut mencapai 4 hingga 30 kilometer per jam turut memperbesar potensi terbentuknya awan konvektif. Suhu udara hari ini diperkirakan berada pada kisaran 18 hingga 32 derajat Celsius dengan kelembapan 65 hingga 98 persen.
Masyarakat diminta untuk tidak lengah meski pagi hari masih cerah. Perubahan cuaca yang cepat pada siang hingga malam hari menjadi pola yang perlu diantisipasi, terutama bagi warga yang tinggal di bantaran sungai atau lereng bukit.
Wilayah Pesisir dan Perbukitan Jadi Perhatian Utama
Kepulauan Mentawai menjadi wilayah yang paling konsisten disebut dalam peringatan BMKG, baik pada periode siang, sore, maupun malam hari. Kondisi geografis kepulauan yang dikelilingi laut membuat wilayah ini rentan terhadap hujan deras yang disertai angin kencang.
Kabupaten Agam juga masuk dalam daftar wilayah yang berpotensi mengalami hujan lebat hampir sepanjang hari. Kombinasi antara wilayah perbukitan dan dataran tinggi membuat Agam perlu diwaspadai terhadap potensi longsor.
BMKG mengimbau warga untuk terus memantau pembaruan informasi cuaca resmi melalui kanal-kanal yang dikeluarkan instansinya. Informasi terkini dapat diakses melalui laman resmi maupun media sosial BMKG.