Pencarian

Bukittinggi Peringati 124 Tahun Bung Hatta, Wawako: Jadikan Buku Sahabat dan Perpustakaan Ruang Belajar

Selasa, 11 Agustus 2026 • 22:18:01 WIB
Bukittinggi Peringati 124 Tahun Bung Hatta, Wawako: Jadikan Buku Sahabat dan Perpustakaan Ruang Belajar
Rangkaian Pekan Literasi Bung Hatta 2026 digelar di Aula Perpustakaan Proklamator Bung Hatta, Bukittinggi, Sumatera Barat.

BUKITTINGGI — Rangkaian peringatan 124 tahun kelahiran Proklamator Mohammad Hatta berlangsung di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, sejak Selasa. Kegiatan bertajuk Pekan Literasi Bung Hatta 2026 ini digelar di Aula Perpustakaan Proklamator Bung Hatta, dengan agenda bedah pemikiran sang proklamator hingga diskusi literasi.

Kota kelahiran Bung Hatta ini menjadi saksi bagaimana gagasan sang pendiri bangsa tentang demokrasi dan ekonomi kerakyatan terus digali lintas generasi. Peringatan tahun ini sekaligus menjadi pengingat bahwa literasi adalah pangkal dari nalar kebangsaan yang cerdas.

Warisan Pemikiran yang Melampaui Zaman

Staff Ahli Gubernur Sumatera Barat bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan, Jasman, menyebut Bung Hatta adalah teladan yang menjadi lubuk ilmu. Ia menegaskan banyak pemikiran Bung Hatta yang melampaui zamannya dan masih relevan untuk konteks kekinian.

"Bung Hatta memiliki pendirian teguh dan menjadi otak serta nurani negara Republik Indonesia ini. Bung Hatta juga merupakan Bapak koperasi dan bapak ekonomi di negara ini," katanya.

Jasman menambahkan, Bung Hatta merupakan negarawan yang logis dan tidak gila jabatan. Pribadi ini, menurutnya, menunjukkan seorang Minangkabau sejati yang menguasai enam bahasa, sekaligus menjadi lambang bahwa literasi itu penting dan lebih tajam dari peluru.

Menghidupkan Nalar Kebangsaan untuk Generasi Muda

Putri Bung Hatta, Prof. Meutia Farida Hatta, melalui sambutan daring, menyampaikan pesan agar generasi muda menghidupkan kembali nalar kebangsaan. Ia menekankan bahwa membaca saja tidak cukup, harus ditambah dengan pemahaman melalui nalar yang baik dan positif.

"Kita harus bisa memikirkan upaya untuk kemajuan tanah air. Inilah salah satu kepribadian Bung Hatta yang bisa kita teladani," ujarnya.

Meutia juga menyoroti konsep demokrasi yang dibangun Bung Hatta. Menurutnya, Bung Hatta memiliki konsep tersendiri agar Indonesia tidak sekadar mencontek apa yang sudah ada di negara lain, tetapi dapat mengembangkannya untuk diterapkan sesuai kondisi bangsa.

Perpustakaan Nasional: Momentum Mengambil Pelajaran dari Keteladanan

Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Aminudin Aziz, didampingi Kepala UPT Perpustakaan Proklamator Bung Hatta, Leksi Hedrifa, menjelaskan bahwa rangkaian peringatan berlangsung 10 hingga 14 Agustus 2026. Berbagai kegiatan literasi digelar untuk menggali kembali pemikiran dan keteladanan Bung Hatta.

"Bung Hatta mewariskan banyak pemikiran yang dapat kita teladani. Beliau tidak hanya gemar membaca, tetapi juga menggunakan pengetahuannya untuk memikirkan kemajuan masyarakat dan bangsa," jelas Aminudin.

Peringatan ini, lanjutnya, menjadi momentum untuk mengambil pelajaran dari keteladanan Bung Hatta, terutama dalam hal membaca, berpikir untuk bangsa, dan menjunjung tinggi kejujuran.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bukittinggi Ibnu Asis menegaskan komitmen pemerintah kota untuk terus mendukung penguatan budaya literasi. Dukungan itu diwujudkan melalui peningkatan layanan perpustakaan, kolaborasi dengan dunia pendidikan dan komunitas literasi, serta berbagai program pengembangan sumber daya manusia.

"Melalui Pekan Literasi Bung Hatta Tahun 2026 ini, mari kembali kita jadikan buku sebagai sahabat, perpustakaan sebagai ruang belajar sepanjang hayat dan literasi sebagai budaya yang tumbuh di tengah masyarakat," katanya.

Follow sumbaronline.co.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sumbar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks