PULAU PUNJUNG — Organisasi wartawan di Kabupaten Dharmasraya kini resmi dipimpin oleh Roni Aprianto untuk masa bakti tiga tahun ke depan. Pelantikan pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) setempat berlangsung di Auditorium Dharmasraya, Selasa (4/8), dan dihadiri langsung oleh jajaran Forkopimda serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Di tengah derasnya arus informasi, Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani mengingatkan bahwa profesi wartawan menghadapi tantangan yang jauh lebih kompleks dibanding era sebelumnya. Kehadiran teknologi Artificial Intelligence (AI) dinilai mampu memproduksi berita dalam hitungan detik, namun tidak memiliki standar etika dan tanggung jawab moral.
"Teknologi tidak akan menggantikan wartawan yang berintegritas, dan PWI diharapkan menjadi pionir dalam menjaga kualitas serta marwah jurnalisme," kata Annisa dalam sambutannya.
Kompetensi dan Kode Etik Jadi Pembeda Utama Wartawan
Menurut Annisa, kemampuan menulis atau berbicara bukan lagi faktor pembeda utama di era digital. Justru kompetensi, integritas, dan kepatuhan terhadap kode etik jurnalistik yang menjadi modal utama menjaga kepercayaan publik.
Ia menambahkan, kebebasan berpendapat dan menulis memang dijamin dalam demokrasi, tetapi harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Pers juga memiliki fungsi strategis sebagai media edukasi untuk mencerdaskan masyarakat, termasuk dalam kehidupan demokrasi.
"Pers menjadi garda terdepan dalam menangkal hoaks dan disinformasi yang semakin masif," tegasnya.
Tiga Program Prioritas PWI Dharmasraya 2026–2029
Ketua PWI Dharmasraya Roni Aprianto menyatakan kepengurusannya akan fokus pada tiga program utama. Pertama, peningkatan kualitas dan kompetensi wartawan di daerah itu. Kedua, memperkuat integritas organisasi agar tetap profesional dan bermartabat.
Ketiga, membangun kolaborasi dengan berbagai pihak tanpa mengurangi independensi pers. Roni menegaskan bahwa PWI merupakan identitas insan pers yang menjunjung tinggi Undang-Undang Pers dan kode etik jurnalistik.
"Kami berkomitmen menjadi mitra strategis seluruh pemangku kepentingan tanpa meninggalkan fungsi kontrol sosial yang melekat pada pers," ujar Roni.
Dukungan Penuh Pemkab untuk Profesionalisme Wartawan
Pemerintah Kabupaten Dharmasraya memastikan kesiapannya mendukung program-program yang bertujuan meningkatkan kompetensi wartawan. Hal ini dilakukan sebagai upaya memperkuat profesionalisme pers di daerah.
Selain Bupati Annisa Suci Ramadhani, pelantikan tersebut turut dihadiri Pimpinan DPRD Dharmasraya Sujito, Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo, serta perwakilan Dandim 0310/SSD dan Kajari Dharmasraya. Hadir pula Kalapas Dharmasraya Ferdika Canra, Kepala Cabang Bank Nagari Pulau Punjung Rusdi, serta Ketua Asosiasi Pers Dharmasraya (Aspeda) Rijal Af beserta anggota.
Susunan pengurus yang dilantik meliputi Roni Aprianto sebagai ketua, Ridwan Syarif sebagai wakil ketua bidang organisasi, dan Achmad Habibi sebagai wakil ketua bidang hukum. Sementara itu, Zulfia Anita menjabat wakil ketua bidang pendidikan dan pelatihan, Yahya sebagai sekretaris, dan Maya Dwi Efendi sebagai bendahara.