PADANG — Proses perdamaian antara Kombes Teddy Fanani dan Bill Irzano berlangsung di Kota Padang. Pertemuan itu dihadiri langsung oleh Ketua PWI Sumatera Barat Widya Navies sebagai saksi.
Kedua belah pihak duduk bersama dalam suasana terbuka untuk meluruskan kesalahpahaman yang sebelumnya terjadi di Jalan Bandara, Kota Padang. Bill Irzano datang didampingi ibunya dalam pertemuan tersebut.
Dialog Mencair, Kesepakatan Damai Tercapai
Melalui dialog yang berjalan baik, ketegangan di antara keduanya berangsur mencair. Kombes Teddy Fanani dan Bill Irzano sepakat untuk tidak memperpanjang persoalan dan memilih saling memaafkan.
Momen perdamaian ditutup dengan jabat tangan dan pelukan. Hal itu menjadi tanda bahwa persoalan telah selesai secara kekeluargaan.
Kabid Humas Polda Sumbar: Keputusan Murni dari Kedua Belah Pihak
Kabid Humas Polda Sumatera Barat Kombes Pol. Susmelawati Rosya mengapresiasi penyelesaian perselisihan tersebut. Ia menegaskan bahwa kesepakatan damai ini lahir tanpa ada paksaan dari pihak mana pun.
"Alhamdulillah, kedua belah pihak sudah dipertemukan dalam suasana baik dan penuh kekeluargaan. Dengan niat baik dan ketulusan, persoalan akhirnya bisa diselesaikan secara damai," ujarnya.
Sebagai bentuk komitmen, surat pernyataan damai juga telah ditandatangani bersama oleh kedua belah pihak. Susmelawati menyebut hal itu menjadi penguat bahwa persoalan telah tuntas.
"Yang paling penting, keduanya sudah saling memaafkan dan sepakat menyelesaikan ini secara kekeluargaan. Surat pernyataannya juga sudah ada," jelas Susmelawati.
Peristiwa Ini Diharapkan Jadi Pelajaran Bersama
Pihak kepolisian berharap peristiwa ini menjadi pelajaran bagi masyarakat Kota Padang. Silaturahmi di tengah warga diharapkan semakin erat setelah adanya penyelesaian secara damai ini.
Kehadiran tokoh pers seperti Widya Navies dalam momen tersebut turut memperkuat nilai keterbukaan proses perdamaian yang berlangsung.