PAYAKUMBUH — Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) menggandeng Pemerintah Kota Payakumbuh menggelar pelatihan Akselerasi Produk Kriya (Kriyasi) bagi pelaku usaha sulam dan anyam. Sebanyak 50 peserta mengikuti agenda yang berlangsung di sebuah hotel di kawasan Nan Kodok, Rabu (26/8/2026).
Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain Kemenekraf, Yuke Sri Rahayu, hadir langsung dalam pembukaan. Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda Ekraf Peduli yang bertujuan mendampingi pelaku ekonomi kreatif untuk kembali pulih dan memperkuat usaha.
Fokus pada Inovasi Desain dan Akses Pasar
Walikota Payakumbuh, Zulmaeta, menegaskan pelatihan ini bukan sekadar agenda seremonial. Menurutnya, Kriyasi menjadi wujud sinergi pemerintah pusat dan daerah untuk mendorong pelaku ekraf agar lebih produktif, inovatif, dan kompetitif.
"Kegiatan Akselerasi Produk Kriya (Kriyasi) Sulam dan Anyam ini diharapkan dapat meningkatkan kreativitas bagi puluhan pelaku usaha dan mendorong pelaku ekraf yang ikut semakin produktif, inovatif dan mampu naik kelas," ungkapnya dalam sambutan.
Zulmaeta menilai penguatan kapasitas menjadi kunci utama. Materi yang diberikan mencakup peningkatan kualitas produk, inovasi desain, pengembangan nilai tambah, hingga pembukaan akses pasar yang lebih luas.
Menagih Tindak Lanjut Usai Pelatihan
Ia berharap para peserta tidak berhenti pada sesi pelatihan. Momentum ini harus dimanfaatkan untuk berdiskusi, membangun jejaring, dan membuka kolaborasi antarpelaku usaha.
"Setelah kegiatan ini diharapkan muncul ide inovasi produk-produk sulam dan anyam Payakumbuh yang semakin kreatif dan memiliki ciri khas," tutup Zulmaeta.
Sementara itu, Yuke Sri Rahayu menyebut kegiatan ini merupakan komitmen Kemenekraf dalam mendampingi pelaku ekonomi kreatif. "Kegiatan ini bagian dari agenda Ekraf Peduli dalam mendampingi para pelaku ekonomi kreatif untuk kembali pulih, memperkuat usaha dan bangkit," ucapnya.
Apresiasi Pemkot untuk Pendampingan Pusat
Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kota Payakumbuh, Yunida Fatwa, menyampaikan terima kasih atas pendampingan yang diberikan Kemenekraf kepada pelaku usaha lokal. Ia berharap peningkatan kualitas produk dan skill para pelaku usaha bisa langsung terasa manfaatnya.
"Kegiatan ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya, agar peningkatan kualitas produk dan skill para pelaku usaha," tutupnya.
Pelatihan ini diselenggarakan oleh Direktorat Kriya, Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain, Kemenekraf yang bekerjasama dengan Pemerintah Kota Payakumbuh. Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya pemulihan ekonomi kreatif di Provinsi Sumatera Barat, khususnya di Kota Payakumbuh yang dikenal dengan sentra kerajinan sulam dan anyamannya.