SUMATERA BARAT — Persib Bandung menutup matchday kedua Grup E AFC Champions League Two dengan kemenangan 1-0 atas The Cong Viettel di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (14/10). Gol tunggal Mariano Peralta dari titik penalti di menit ke-45 membawa Maung Bandung mengoleksi enam angka sempurna dan menggeser Melbourne Victory dari puncak klasemen.
Kemenangan atas Viettel melengkapi start sempurna Persib di fase grup. Sebelumnya, Pangeran Biru juga menang 1-0 di markas FC Seoul pada matchday pertama, sehingga total enam angka sudah dikantongi dari dua laga.
Duel melawan Viettel berjalan ketat sejak awal. Persib baru memecah kebuntuan lewat hadiah penalti tepat sebelum turun minum, setelah Peralta dilanggar bek tim tamu, Kyle Colonna. Peralta sendiri yang mengeksekusi dan menaklukkan kiper Viettel.
Penalti Peralta di Menit 45 Jadi Pembeda
Gol di menit ke-45 itu menjadi satu-satunya yang tercipta sepanjang laga. Viettel berusaha merespons di babak kedua, tetapi pertahanan Persib mampu menjaga keunggulan hingga peluit panjang.
Hasil ini membuat Persib mengumpulkan enam poin dari dua pertandingan, identik dengan raihan poin maksimal yang bisa diraih di Grup E sejauh ini.
Melbourne Victory Terpaksa Turun ke Peringkat Dua
Persib menggeser Melbourne Victory yang sempat menempati urutan teratas. Wakil Australia itu memainkan matchday kedua lebih dulu dan membantai FC Seoul 3-0 di kandang, sehingga sempat memimpin grup.
Melbourne kini berada di peringkat kedua dengan empat angka. Adapun Viettel menempati posisi ketiga dengan satu poin, hasil imbang 1-1 melawan Melbourne di matchday pertama.
FC Seoul Terpuruk di Dasar Klasemen
Kejutan terjadi pada posisi juru kunci. FC Seoul, raksasa Korea Selatan, belum mengoleksi poin sama sekali usai kalah di dua laga awal Grup E.
Klasemen sementara Grup E:
- Persib Bandung — 6 poin
- Melbourne Victory — 4 poin
- The Cong Viettel — 1 poin
- FC Seoul — 0 poin
Jadwal Berikutnya: Persib Jamu Melbourne 28 Oktober
Pada matchday ketiga, Persib akan menjamu Melbourne Victory di Stadion Si Jalak Harupat pada 28 Oktober mendatang. Laga itu menjadi ujian sesungguhnya bagi Maung Bandung untuk mempertahankan posisi puncak.
Di hari yang sama, Viettel memainkan laga kandang melawan FC Seoul. Duel tersebut menjadi kesempatan Viettel menjauh dari dasar klasemen sekaligus menekan FC Seoul yang masih mencari poin pertama.