Pencarian

KAI Divre II Sumbar Rutin Inspeksi Petugas Jaga Perlintasan Sebidang, Lima Kelompok Turun ke Lapangan Tiap Sabtu

Senin, 07 September 2026 • 15:46:01 WIB
KAI Divre II Sumbar Rutin Inspeksi Petugas Jaga Perlintasan Sebidang, Lima Kelompok Turun ke Lapangan Tiap Sabtu
Petugas jaga perlintasan sebidang di Stasiun Pauh Lima diperiksa kesiapannya oleh tim inspeksi KAI Divre II Sumatera Barat.

PADANGKAI Divre II Sumatera Barat menurunkan sedikitnya lima kelompok inspeksi yang masing-masing beranggotakan lima orang manajemen untuk memeriksa minimal tiga lokasi perlintasan. Pada pemeriksaan terbaru, Kelompok Integritas menyisir Stasiun Pauh Lima, JPL 08 Koto Luar, dan PJL 07 Pauh Lima untuk mengamati langsung kesiapan petugas serta kondisi fasilitas pendukung.

Kegiatan ini merupakan penguatan dari program keselamatan yang berorientasi pada pencegahan. Manajemen ingin memastikan setiap prosedur yang tertulis benar-benar dijalankan, bukan sekadar menjadi dokumen di atas kertas.

Aspek yang Diperiksa: dari Kelengkapan Alat hingga Pemahaman Prosedur

Dalam Tilik PJL, tim memeriksa sejumlah hal krusial. Mulai dari kehadiran dan kesiapan petugas jaga lintasan, kelengkapan peralatan keselamatan, kondisi pos jaga, hingga pemahaman petugas terhadap prosedur kerja saat kereta api akan melintas.

Pemeriksaan tidak berhenti pada pencatatan temuan. Tim yang turun ke lapangan sekaligus memberikan penguatan dan pembinaan langsung apabila ditemukan hal-hal yang perlu diperbaiki. Pendekatan ini dinilai lebih efektif karena solusi bisa langsung dikomunikasikan di lokasi kejadian.

Manajemen: Keselamatan Tanggung Jawab Seluruh Insan KAI

Kepala KAI Divre II Sumatera Barat, Lutfi Wijaya, menegaskan bahwa pengawasan langsung diperlukan agar standar keselamatan diterapkan secara konsisten dalam tugas sehari-hari. Menurutnya, Tilik PJL memberi kesempatan manajemen melihat kondisi aktual dan mengambil langkah perbaikan secara cepat.

“Keselamatan merupakan prioritas utama dalam seluruh kegiatan operasional KAI. Karena itu, kami perlu memastikan secara langsung bahwa prosedur yang telah ditetapkan benar-benar dilaksanakan di lapangan,” ujar Lutfi.

Lutfi menambahkan, pendekatan ini sekaligus membangun pola kerja preventif. Setiap catatan dari lapangan harus dipandang sebagai informasi perbaikan sebelum berkembang menjadi potensi gangguan keselamatan. Ia menekankan bahwa keselamatan bukan hanya tugas petugas garis depan, melainkan seluruh insan KAI.

Hasil Inspeksi Jadi Bahan Evaluasi dan Tindak Lanjut Perbaikan

Kepala Humas KAI Divre II Sumatera Barat, Reza Shahab, menjelaskan bahwa Tilik PJL menjadi sarana memastikan kesiapan petugas dalam menjalankan fungsi pengamanan perlintasan secara disiplin. Pemeriksaan langsung di lokasi memberikan gambaran objektif kepada manajemen mengenai pelaksanaan tugas di lapangan.

“PJL memiliki peran penting dalam menjaga keselamatan di perlintasan sebidang. Kesiapan personel, penguasaan prosedur, serta kondisi fasilitas pendukung perlu dipastikan secara berkala,” kata Reza.

Setiap hasil pemeriksaan didokumentasikan dan disampaikan kepada unit terkait sebagai dasar tindak lanjut. Perbaikan fasilitas, penyempurnaan pelaksanaan tugas, hingga pembinaan petugas menjadi tindak lanjut yang mungkin dilakukan. Dengan mekanisme ini, pengawasan berjalan dalam siklus jelas: pemeriksaan, pencatatan, tindak lanjut, hingga evaluasi.

KAI Divre II Sumatera Barat juga terus melakukan edukasi kepada masyarakat pengguna jalan sebagai langkah berkelanjutan meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang.

Follow sumbaronline.co.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: klikpositif.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks