PARIAMAN — Jajaran Satuan Lalu Lintas Polres Pariaman turun ke jalan membagikan masker sejak pukul 07.30 WIB di sekitar Tugu Tabuik. Kasat Lantas Iptu Afrizal Sahar memimpin langsung personelnya menyasar warga dan pengguna jalan yang melintas di kawasan itu.
Pembagian masker menyasar mereka yang beraktivitas di luar ruangan saat kabut asap menebal. Selain membagikan pelindung pernapasan, petugas mengingatkan pengendara soal risiko jarak pandang yang berkurang.
Mengapa Kabut Asap Jadi Perhatian Polisi
Kabut asap yang menyelimuti Pariaman dan sekitarnya bersumber dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi itu mengganggu aktivitas harian warga dan berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan, terutama pada sistem pernapasan.
Polri menyebut pembagian masker sebagai wujud kepedulian terhadap kesehatan dan keselamatan masyarakat. Personel Satlantas memilih titik keramaian seperti Tugu Tabuik agar masker cepat sampai ke tangan pengguna jalan.
Imbauan bagi Pengendara di Tengah Jarak Pandang Terbatas
Personel Satlantas meminta pengendara meningkatkan kewaspadaan saat berkendara. Kabut asap dinilai bisa memperpendek jarak pandang dan memicu kecelakaan.
Sejumlah imbauan disampaikan kepada pengguna jalan: mengurangi kecepatan, menyalakan lampu kendaraan sesuai kondisi, hingga menjaga jarak aman dengan kendaraan lain. Keselamatan berkendara disebut sebagai prioritas utama dalam kondisi cuaca seperti sekarang.
Edukasi Harian untuk Cegah Karhutla
Kapolres Pariaman AKBP Agung Pranajaya mengimbau seluruh personel Polres Pariaman, khususnya Bhabinkamtibmas, terus meningkatkan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat mengenai bahaya kebakaran hutan dan lahan.
Edukasi itu mencakup dampak karhutla terhadap kesehatan dan kelestarian lingkungan, serta sanksi hukum bagi pihak yang melakukan pembakaran lahan secara melanggar hukum. Kapolres menekankan edukasi dilaksanakan rutin setiap hari agar kesadaran warga terhadap upaya pencegahan karhutla meningkat.
Harapan Sinergi Polri dan Warga
Polres Pariaman berharap warga berperan aktif menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran lahan yang berpotensi memicu kebakaran serta menimbulkan bencana kabut asap. Sinergi antara Polri dan masyarakat dinilai penting untuk menjaga kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan.
Polres Pariaman juga berharap kabut asap segera berlalu, kualitas udara kembali membaik, dan aktivitas warga berjalan aman serta sehat seperti sediakala.