Pencarian

Pemkab Padang Pariaman Bangun Trase Jalan Baru di Korong Sungai Pingai, Ganti Rugi Lahan Warga Dibantu Anggota DPR RI

Kamis, 06 Agustus 2026 • 13:18:31 WIB
Pemkab Padang Pariaman Bangun Trase Jalan Baru di Korong Sungai Pingai, Ganti Rugi Lahan Warga Dibantu Anggota DPR RI
Pemkab Padang Pariaman membangun trase jalan baru di Korong Sungai Pingai sebagai solusi pascabencana longsor.

PARIK MALINTANG — Ruas jalan yang selama ini menjadi urat nadi mobilitas warga di Korong Sungai Pingai tidak akan diperbaiki di titik semula. Pemkab Padang Pariaman justru menyiapkan jalur alternatif yang lebih aman setelah bencana longsor merusak parah akses tersebut pada Senin (3/7) lalu.

Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Pariaman, Hendra Aswara, mengatakan pembangunan trase baru merupakan solusi terbaik demi keselamatan masyarakat. Keputusan ini diambil setelah pemerintah daerah berdiskusi dengan Anggota DPR RI, pemerintah nagari, dan warga setempat.

"Pembangunan trase jalan baru merupakan solusi terbaik demi keselamatan masyarakat. Dengan dukungan semua pihak, kita berharap akses ini dapat segera dibuka sehingga aktivitas masyarakat kembali berjalan normal," kata Hendra Aswara di Parik Malintang, Rabu.

Jalur Lama Dianggap Tidak Aman Lagi

Ruas jalan yang terdampak longsor tidak lagi memungkinkan untuk dipakai. Berdasarkan hasil pembahasan, pemerintah daerah menilai jalur lama terlalu berisiko jika dipaksakan dibangun kembali di lokasi yang sama.

Oleh karena itu, trase jalan baru menjadi pilihan utama. Langkah ini diambil agar kejadian serupa tidak terulang dan warga tidak lagi khawatir saat melintasi kawasan tersebut.

Ganti Rugi Lahan Warga Dibantu Anggota DPR RI

Salah satu kendala yang biasanya memperlambat proyek infrastruktur adalah pembebasan lahan. Namun untuk kasus ini, proses tersebut diharapkan berjalan cepat. Anggota DPR RI Arisal Aziz menyatakan kesiapannya membantu mengganti rugi tanah milik warga yang terdampak pembangunan trase baru.

Dukungan ini menjadi angin segar bagi percepatan pembebasan lahan. Dengan begitu, pekerjaan pembukaan akses jalan diharapkan dapat segera dimulai tanpa hambatan berarti.

Pemkab Padang Pariaman mengapresiasi sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pemulihan infrastruktur pascabencana.

Mobilitas dan Ekonomi Warga Terhambat

Putusnya akses jalan ini bukan sekadar masalah transportasi. Hendra Aswara menegaskan bahwa kerusakan parah pada ruas tersebut berdampak langsung pada mobilitas sekaligus aktivitas perekonomian warga di kawasan itu.

Warga yang sehari-hari bergantung pada jalur ini untuk menjual hasil pertanian atau beraktivitas ke luar nagari terpaksa mencari jalur alternatif yang lebih jauh. Kondisi ini tentu menambah beban biaya dan waktu tempuh.

Pemkab Padang Pariaman menegaskan komitmennya mengawal pembangunan trase jalan baru hingga selesai. Target utamanya jelas: akses transportasi masyarakat kembali pulih, aktivitas ekonomi berjalan normal, dan keselamatan warga tetap menjadi prioritas utama.

Empat Titik Longsor Jadi Prioritas Penanganan

Longsor yang terjadi pada Senin (3/7) tidak hanya menimpa satu titik. Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis sebelumnya menyatakan pemerintah daerah memprioritaskan penanganan empat titik longsor pada jalan di wilayahnya yang memutus akses transportasi warga.

"Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Seluruh perangkat daerah kami minta meningkatkan koordinasi guna mempercepat penanganan di lapangan dan memastikan kebutuhan masyarakat terdampak terpenuhi," ujar John Kenedy Azis.

Pemkab telah menginstruksikan BPBD, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), pemerintah kecamatan, dan pemerintah nagari untuk bergerak cepat. TNI-Polri juga dilibatkan agar penanganan di lapangan bisa berjalan maksimal dan akses masyarakat segera kembali normal.

Follow sumbaronline.co.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sumbar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks