PADANG — Sumbar Teacher Summit 2026 yang berpuncak di Hotel ZHM Premiere Padang, Kamis (13/8/2026), mempertemukan ratusan pendidik terbaik dari seluruh Sumatera Barat. Dari ajang tahunan tersebut, nama Bj Syafrizal dari SMAN 1 Pangkalan Koto Baru muncul sebagai salah satu penggerak perubahan nyata dalam pembelajaran digital.
Guru berlatar belakang ilmu komputer ini tidak hanya menerapkan teknologi interaktif di kelas, tetapi juga aktif mendampingi siswa mengembangkan media kreatif. Hasilnya, para pelajar di sekolah yang berada di perbatasan itu kini mampu memproduksi konten secara mandiri.
Podcast dan Komik Digital: Strategi Bj Syafrizal Mengasah Keterampilan Siswa
Melalui pembinaan ekstrakurikuler podcast, siswa dan siswi SMAN 1 Pangkalan Koto Baru dibekali keterampilan digital. Program ini dirancang sebagai media pembelajaran interaktif sekaligus sarana mengasah kemampuan komunikasi, berpikir kritis, dan kreativitas.
Inovasi tersebut membuahkan hasil nyata di tingkat provinsi. "Alhamdulillah, melalui pembinaan ekstrakurikuler komik digital, siswi SMAN 1 Pangkalan Koto Baru berhasil melangkah dan menembus kompetisi tingkat provinsi pada ajang FL2SN (Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional) kategori Komik Digital," ungkap Bj Syafrizal penuh syukur usai menerima penghargaan.
Pencapaian ini sekaligus membuktikan bahwa jarak geografis bukan hambatan untuk melahirkan generasi muda yang mandiri dan mahir teknologi.
Ekosistem Sekolah Jadi Kunci Sukses Guru Inovatif
Di balik penghargaan ini, Bj Syafrizal menegaskan keberhasilannya merupakan buah kolaborasi, bukan kerja individu. Dukungan penuh Kepala SMAN 1 Pangkalan Koto Baru, Anton, M.Pd., menjadi fondasi utama yang memberikan ruang dan fasilitas bagi guru untuk berinovasi.
Semangat kekeluargaan dari rekan-rekan sejawat di sekolah juga disebutnya sebagai energi utama dalam menyukseskan setiap program pembelajaran. Komitmen seorang pendidik yang didukung lingkungan kerja kondusif, menurutnya, mampu membawa nama sekolah berkibar hingga tingkat provinsi.
Terpilihnya Bj Syafrizal dalam jajaran 11 Guru Inovatif menegaskan bahwa inovasi pengajaran tidak selalu lahir dari kota besar. Dedikasi dan konsistensi dalam membina potensi siswa menjadi modal utama yang diakui dalam forum bergengsi tahunan ini.